Bom di Gereja Katedral Makassar, Polri : Pelaku Diduga 2 Orang Gunakan Sepeda Motor Matic

- 29 Maret 2021, 14:31 WIB
Potret dua orang pelaku terduga bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. /Instagram @cetul.22



Otojurnalisme - Terjadi ledakan di pintu gerbang Gereja Katedral di Jalan Kajaolalido, MH Thamrin, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan pada Minggu, 28 Maret 2021, sekitar pukul 10.30 WITA.

Ledakan yang keras berhasil menyita perhatian warga sekitar, sehingga kejadian ini menyebar dengan cepat melalui media sosial.

Peristiwa tersebut membuat pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan.

Baca Juga: Ragam Jenis Asesoris Helm Kesayangan Penunjang Ketampanan

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono menduga pelaku pengeboman berjumlah dua orang dengan menggunakan sepeda motor matic.

"Setelah kita lakukan datang ke TKP kita mencari beberapa informasi mengenai ledakan kita dapat bahwa ada dua orang yang berboncengan menggunakan kendaraan roda dua," kata Argo di Mabes Polri, Minggu 28 Maret 2021. 

Argo menyebut jenis sepeda motor yang digunakan keduanya dengan nomor polisi DD 5948 ND.

Baca Juga: Finish ke 9, Sirkuit Losail Jadi Media Pembelajaran untuk Skuad Pertamina

Pelaku berupaya untuk masuk ke dalam Gereja Katedral akan tetapi tertahan pihak petugas security hingga akhirnya ledakan terjadi.

Sebagaimana diberitakan Pikiran Rakyat dalam artikel Dua Peledak Bom di Gereja Katedral Makassar Diduga Gunakan Motor Matic

"Jadi awalnya memang pelaku yang diduga menggunakan roda dua ini dia akan memasuki pelataran maupun pintu Gereja Katedral yang kebetulan jam tersebut sudah selesai kegiatan misa," ucapnya.

Baca Juga: Podium Emosional Fabio di GP Qatar, Kemenangan untuk Fausto Gresini

"Dua orang tadi yg mau masuk dicegah security kemudian terjadi ledakan itu," kata Argo.

Berdasarkan informasi dan penyelidikan di lokasi petugas kata Agro, menemukan kendaraan yang sudah hancur yang diduga milik pelaku.

"Kemudian ada beberapa potongan tubuh ini tugas penyidik meyakinkan (siapa pemilik)  potongan tersebut," ucapnya.***(Muhammad Rizky Pradila/Pikiran Rakyat)

Editor: Putri Amaliana

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X