Lakukan 5 Langkah Ini Untuk Mendapat Sok Belakang Bekerja Optimal

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 10:45 WIB

Sok belakang berfungsi untuk meredam guncangan dan getaran saat melewati jalan tidak rata. Kinerjanya yang optimal sangat menunjang kenyamanan dan kestabilan handling motor

Penurunan kinerja sok belakang dapat disebabkan oleh berbagai hal. Mulai dari jarangnya perawatan ataupun pembersihan komponen, sering membawa beban berlebihan, hingga tingginya frekuensi  sepeda motor melintasi jalan rusak ataupun lubang di jalanan. 

“Ketika shockbreaker belakang bocor atau rusak, hal tersebut pasti akan mempengaruhi kenyamanan pengguna serta merubah kestabilan handling saat digunakan untuk bermanuver.” ungkap Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta Danang Priyo Kumoro. 

Baca Juga: MotoGP Indonesia, TIket Harian Dijual Dari Harga Rp 115 ribu

Untuk itu Danang Priyo Kumoro berbagi 5 langkah aman yang perlu dipertaikan pemilik dan pengguna motor agar sok belakang tetap bekerja optimal dan memberikan kenyamanan dan kemanan sebagaimana fungsinya. 

  1. Rutin membersihkan kompenen 
    Menjaga kebersihan shockbreaker belakang merupakan langkah awal untuk menghindari resiko kerusakan. Kotoran (debu/lumpur/pasir) yang menempel bisa membuat seal/karet bocor dan piston tergores. Hal tersebut berpotensi membuat kebocoran oli suspensi. Kebocoran pada komponen ini akan mengurangi tingkat kenyamanan berkendara. 
     
  2. Hindari penggunaan aksesoris tidak resmi 
    Penggunaan aksesoris yang tak seharusnya dapat berdampak buruk bagi shockbreaker, seperti pemasangan adaptor atau peninggi sok. Penambahan aksesoris tersebut akan berdampak pada fungsi collaryang tidak bekerja maksimal. 
     
  3. Hindari membawa beban berlebihan 
    Jangan gunakan sepeda motor untuk membawa beban berlebihan melebihi anjuran pabrik. Membawa beban berlebihan membuat shockbreaker bekerja melebihi kapasitasnya dan memperpendek usia pemakaiannya. 
     
  4. Jangan mengebut di jalan yang tidak rata 
    Upayakan untuk menurunkan kecepatan saat melintasi jalan yang tidak rata. Benturan (impact) yang terjadi saat melintasi lubang dengan kecepatan tinggi akan membuat beban kerja shockbreaker semakin berat. Dalam kondisi ekstrim, hal ini bisa menjadi penyebab kecelakaan. 
     
  5. Segera ganti seal atau karet saat sudah keras atau bocor 
    Saat seal atau karet shockbreaker sudah mengeras atau bocor, segera lakukan penggantian agar tidak berlarut-larut. Seal/karet yang sudah keras atau bocor jika dibiarkan akan membuat oli merembes ke luar sehingga kotoran dan debu akan lebih mudah menempel. Hal yang perlu diperhatikan bersama, saat melakukan penggantian seal/karet shockbreaker wajib dilakukan penggantian oli. Hal ini bertujuan untuk memastikan volume oli sesuai dengan takaran serta oli dalam kondisi prima dan bersih. 

 

Editor: Kukuh Setyo W

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rekomendasi Villa Terbaik di Gili Trawangan, Lombok

Jumat, 28 Januari 2022 | 11:01 WIB

Komunitas Honda Tiger Gelar Munas X HTCI Di Surabaya

Minggu, 19 Desember 2021 | 19:23 WIB

Para Juara Final Battle Honda Modif Contest 2021 

Sabtu, 18 Desember 2021 | 23:39 WIB

Yamaha Jatim Peduli Korban Erupsi Gunung Semeru

Senin, 13 Desember 2021 | 10:38 WIB

Terpopuler

X